Selamat datang di blog saya, semoga bemanfaat

Jumat, 23 Agustus 2013

contoh anekdot : Tukang Becak dan Kuntilanak



Malam yang dingin. Seorang tukang becak menyun karena gak dapat penumpang dari sore. Akhirnya si tukang becak memutuskan untuk pulang.  Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba muncul seorang wanita berambut panjang memanggilnya. "Wah, penumpang nih," pikir si tukang becak. Akhirnya wanita itu naik.

Tukang becak: "Mau kemana, dik?"
"Jalan aja pak, nanti saya beritau" jawab wanita itu datar.
Ketika sampai di dekat kuburan, Tiba-tiba menyuruh becak berhenti. “Stop, bang...”,katanya.

Pada saat si wanita turun, tukang becak melihat ternyata kaki wanita berambut panjang itu tidak menyentuh tanah. Serta merta si tukang becak berkata sambil mengigil : "Hiiii....Kuntilanakkkkkkkkk......"

Dengan spontan wanita itu melirik sinis ke arah si tukang becak : "Biarin…daripada lu, tukang becak!"

Jumat, 12 April 2013

Sejarah Game Pro Evolution Soccer

Halo kawan-kawan yang suka dengan game, pasti sudah tau dan bahkan mungkin sangat sering memainkan game Pro Evolution Soccer. Tapi apakah anda tau bagaimana sejarah game Pro Evolution Soccer? Kapan pertama kali diluncurkan dan apa saja fitur yang dimasukan dari pembuatan pertama hingga sekarang? Bagi kalian yang belum tau, saya ingin memberikan sedikit ulasan tentang game yang banyak digemari para gamers di seluruh dunia ini.



Perjalanan panjang game fenomenal ini dimulai dari diluncurkannya International Superstar Soccer ( ISS ) pada tahun 1994 di Jepang. Pada debut pertamanya, ISS langsung mendapat perhatian publik dan dikenal sebagai game sepakbola terbaik dimasanya. Game ini dilengkapi dengan beberapa mode permainan seperti Open Game (pertandingan persahabatan antar player, antar CPU, atau hanya menyaksikan CPU mengontrol kedua tim), International Cup (simulasi Piala Dunia FIFA dan ada 32 tim yang berpartisipasi dalam mode tersebut), World Series (sebuah kompetisi liga dimana semua tim bertanding satu sama lain dengan sistem poin), Training (serangkaian tantangan yang disediakan untuk mengasah kemampuan anda).

Dengan berbagai macam mode yang ditawarkan inilah yang membuat International Superstar Soccer lebih cepat beradaptasi dipasaran pada saat itu. Karena para pengguna bebas menentukan mode yang diinginkan tanpa harus terpaku dalam satu fitur tertentu.



Setelah sukses pada debut pertamanya, pada tahun 1995 Konami kembali meluncurkan International Superstar Soccer Deluxe/ World Soccer Winning Eleven untuk Nintendo 64 dan PlayStation. ISS Deluxe memiliki animasi yang realistis dan para pengguna dapat dapat memilih dari 16 formasi dan 8 strategi serta dapat bersaing dengan 36 tim nasional dengan pemain terkenal dikenali (seperti Carlos Valderrama, Roberto Baggio, Fabrizio Ravanelli, Yordan Letchkov), sayangnya yang ditampilkan pada layar bukan nama sebenarnya (seperti Capitale untuk Gabriel Batistuta). Mode yang disediakan pada ISS Deluxe tidak jauh berbeda dengan pendahulunya.

Pada tahun 1997, Konami memperkenalkan generasi penerus International Superstar Soccer 64 atau yang lebih dikenal Jikkyou World Soccer di Jepang. Game ini dirilis Konami khusus untuk konsol Nintendo 64 dan tidak ada penambahan mode khusus dalam ISS 64, hanya beberapa penambahan tim dan perpindahan transfer pemain.

Pada tahun yang sama, Konami juga meluncurkan International Superstar Pro atau yang lebih dikenal dengan Winning Eleven 97. Ini adalah seri pertama ISS yang diluncurkan khusus untuk platform PlayStation. Game ini memiliki 32 tim internasional, empat stadion yang berbeda, 13 formasi tim yang dipadukan dengan delapan strategi yang unik dan beberapa mode yang disiapkan seperti Exhibition Mode, International League, International Cup dan Penalty Kick.



Berselang setahun setelah peluncuran ISS Pro, Konami langsung meluncurkan 2 game untuk platform berbeda. International Superstar Soccer 98 untuk Nintendo dan International Superstar Soccer Pro 98/ Winning Eleven 3 untuk Playstation (game pertama yang gue mainin nih hahaha). ISS 98 memiliki beberapa fitur tambahan seperti daftar tim yang diperluas menjadi 52, menambah jumlah pemain menjadi 20 orang di setiap tim, tiga stadion baru dan lima tingkat kesulitan dan editor player yang memungkinkan kita bisa mengedit pemain sesuai keinginan, serta penambahan beberapa negara baru peserta Piala Dunia 98.



Sedangkan untuk Winning Eleven 3, penambahan yang diberikan tidak jauh berbeda dengan ISS 98. Hanya beberapa Mode tambahan seperti All Star Match (pertadingan persahabatan antara pemain- terbaik dunia dan eropa) dan Cup Mode (anda bisa merasakan atmosfir berbagai event dunia antara lain European Cup, Asian Cup dan African Cup)

Pada tahun 2000, regenerasi kembali diumumkan Konami dengan menerbitkan International Superstar Soccer 2000, Winning Eleven 2000 dan Winning Eleven 4. Sayangnya dalam ISS 2000 dan WE 2000 tidak ada fitur spesial yang ditambahkan Konami, hanya perubahan komposisi pemain di setiap tim. Tetapi di Winning Eleven 4 ada penambahan 2 pemain baru dalam squad tim Jepang, serta penambahan yel-yel suporter.

Ditahun 2001 Konami mengeluarkan 2 sekuel ISS pada PS2 yang dikenal sebagai Pro Evolution Soccer dan Winning Eleven 5. Dari sinilah kemudian kedua game ini berubah menjadi versi yang sangat berbeda. Karena KCEO mengambil alih pembuatan Pro Evolution Soccer, sedangkan untuk Winning Eleven diserahkan ke KCET.


Winning Eleven 6


Pro Evolution Soccer 2 (PES 2)

Pada tahun 2002, kedua game ini mulai mendapat porsi yang berbeda setelah peluncuran Winning Eleven 6 yang sangat di terima di Jepang dan Pro Evolution Soccer 2 yang menguasai pasar Eropa.

Merasa sukses dengan keduanya, Konami kembali meluncurkan berturut-turut game Winning Eleven 7, Winning Eleven 8, Pro Evolution Soccer 3, Pro Evolution Soccer 4 dan Pro Evolution Soccer 5 di tahun 2003 -2005. Dalam versi terbarunya ini Pro Evolution Soccer sudah dapat dimainkan di PC.


Winning Eleven 7


Winning Eleven 8


Pro Evolution Soccer 3


Pro Evolution Soccer 4 


928799 20050817 790screen011 318x236 928799 20050817 790screen011 
 Pro Evolution Soccer 5

Seperti yang Xeoner lihat diatas, tidak ada perubahan yang berarti dari versi Winning Eleven 7- Winning Eleven 8 dan Pro Evolutin Soccer 3 – Pro Evolution Soccer 5. Hal ini “Sangat Disayangkan” mengingat banyaknya penggemar yang menunggu perubahan konsep dari Konami. Dan saya sendiri merasa bosan dengan fitur-fitur yang sama di setiap serinya.

Kebuntuan inovasi nampaknya tengah menyelimuti pihak Konami, dan mungkin inilah yang menjadi penyebab bergabungnya kembali dua game ini.


Pada tahun 2007 dua game ini kembali bersatu dan meluncurkan versi terbarunya yaitu Pro Evolution Soccer 6 atau yang lebih dikenal Winning Eleven: Pro Evolution Soccer 2007. Disinilah awal dari kebangkitan game “Sejuta Umat” Pro Evolution Soccer, karena Konami juga meluncurkan versi untuk XBOX 360, dimana pada tahun yang sama konsol ini menjadi pesaing utama PlayStation 2. (tapi sayangnya dulu saya gak bisa beli XBOX huaahuaaa). Dalam versi yang diluncurkan untuk XBOX, tersedia juga fitur online game dan dengan fitur ini anda bisa bermain tanpa ada gangguan di sektor grafik ( lag ).

Dan pada tahun yang sama Konami juga mempercanggih desain untuk generasi berikutnya, yang rencananya akan dirilis pada tahun 2007 juga.


26 Oktober 2007, Konami meluncurkan Pro Evolution Soccer 8 yang di tujukan untuk beberapa konsol terbaru seperti Windows, Wii, Nintendo DS, PlayStation 2, PlayStation 3, PlayStation Portable, Xbox 360 dan Mobile. Tapi nampaknya tahun 2007 bukan tahun yang baik bagi Konami dan produknya.

karena dalam versi terbarunya ini Mode Online PES 8 banyak di kritik karena lebih lambat dan sering tersendat dibanding saingannya FIFA. Serta untuk gameplay standart Pro Evolution 8 mendapat keluhan karena banyaknya bug dan kurangnya perbaikan yang signifikan.

Akibat banyaknya kekurangan yang ada di Pro Evolution Soccer 8, Konami hanya menjadi penonton dan melihat pesaingnya FIFA sukses maju kedepan. Hal ini tentu saja menjadi perhatian serius pihak Konami untuk memperbaiki bug yang terjadi sebelum mereka meluncurkan penerus PES 8.


Pro Evolution Soccer 2009

Setelah melakukan berbagai perbaikan akhirnya Konami meluncurkan generasi baru Pro Evolution Soccer 2009 atau biasanya disingkat PES 09 pada akhir tahun 2008. Sang pencipta Shingo Takatsuka mengatakan bahwa mereka telah memperbaiki, merekonstruksi dan menambahkan sedikit fitur-fitur baru pada PES 09.

Dari segi mode online terjadi penurunan lag dibanding versi sebelumnya meskipun masih jauh dari yang diharapkan pengguna yang menginginkan bermain tanpa lag sama sekali. Fitur baru yang ditambahkan yaitu mode Become a Legend, disini anda bisa meniti karier layaknya seorang pemain profesional. Mode Master League yang memiliki 2 tingkat negosiasi, yang pertama negosiasi dengan klub pertama dan negosiasi dengan pemain yang di tuju.

Walaupun mode online sudah mengalami sedikit perbaikan, tapi tetap saja menuai protes karena menghilangkan beberapa pemain bintang seperti Danny Alves, Tomas Zapotocny dan Walter Lopez.


Pada musim gugur tahun 2009, regenerasi kembali terjadi dengan meluncurnya Pro Evolution Soccer 2010. Dalam PES 10 Konami kembali memperbaiki kekurangan yang terjadi di PES 09. Serta pergantian nama dan lisensi baru Liga Eropa yang sebelumnya bernama Europa League menjadi EUFA Cup.

Perubahan lainnya terlihat di sistem visualisasi yang lebih tinggi, karateristik individu, dan pada mode online sudah tidak ada lagi lag (asal koneksi yang dipake kaga abal-abal ). Serta game ini dapat dimainkan di semua konsol seperti PS2, PS3, Wii, Xbox 360, PSP dan Windows.

Dengan menjadikan Lionel Messi dan Fernando Torres sebagai cover game, generasi baru ini diharapkan bisa menjadi titik balik kebangkitan Pro Evolution Soccer dan merebut kembali gelar simulator game sepakbola terbaik yang berhasil direbut FIFA dua tahun lalu.


Pro Evolution Soccer 2011( PES 11 ) dan lebih dikenal sebagai World Soccer: Winning Eleven 2011 di Jepang adalah game sepakbola yang dikembangkan Konami dengan menggandeng Blue Sky Team untuk bagian produksi. Game ini diumumkan pada tanggal tanggal 9 Februari 2010 dan dirilis pada 30 September 2010 untuk PC, PS3 dan Xbox 360.

Dalam game ini terdapat penambahan lisensi pada Copa Libertadores, serta menurut kang Satya perubahan yang terasa untuk PES 11 yang dijalankan di PC terjadi di sektor view camera, perubahan susunan formasi dan kontrol pemain yang sedikit lebih susah dari sebelumnya. Pro Evolution Soccer 2011 diharapkan mampu mengalahkan pesaingnya FIFA.


Pro Evolution Soccer 2012 (PES 2012), juga dikenal sebagai Winning Eleven 2012, adalah sekuel lanjutan dari PES 2011 yang peluncurannya diumumkan pada tanggal 13 Mei 2011 dan dirilis untuk PC, PSP, PS2, PS3, Wii dan Xbox 360.

PES 2012 memiliki penambahan visualisasi yang lebih tajam dibanding generasi sebelumnya, serta gerakan-gerakan baru dan selebrasi pemain ketika mencetak gol. Dalam game ini juga ditambahkan beberapa pemain baru yang mengisi squad papan bawah maupun papan atas, serta variasi sepatu, bola, lapangan, dan aksesoris pemain yang lebih lengkap.


Dan sekarang, Konami telah merilis Pro Evolution Soccer 13 sebagai senjata baru untuk melawan sang rival dalam dunia simulasi sepak bola FIFA. Apakah menurut kalian PES 13 lebih diunggulkan dibanding FIFA?

Kamis, 04 April 2013

Sejarah Ditemukannya Sepeda Motor



Sepeda motor kini mungkin menjadi salah satu alat trasportasi yang paling diminati di dunia khususnya di Indonesia. Coba kalian perhatikan di jalan raya, begitu banyak sepeda motor yang melintas atau yang sedang antre saat lampu merah sedang menyala.

Tahukah kalian darimana asalnya sepeda motor, siapa-siapa saja yang berperan dalam perkembangan sepeda motor dan bagaimana sejarahnya hingga sepeda motor masuk ke Indonesia?

Ada tiga orang yang diakui sebagai penemu sepeda motor yaitu, Ernest Michaux ( Perancis), Edward Butler (Inggris), dan Gottlieb Daimler (Jerman). Sepeda motor pertama kali dirancang pada tahun 1868 oleh Ernest Michaux berkebangsaan Perancis. Pada waktu itu,tenaga penggerak yang direncanakannya adalah mesin uap namun proyek ini tidak berhasil. Kemudian pada tahun 1885 Edward Butler mencoba menyempurnakannya dengan membuat kendaraan lain yang mempergunakan tiga roda dan digerakan dengan menggunakan motor dari jenis mesin pembakaran dalam.

Pada tahun 1885 seorang ahli mesin Jerman Gottlieb Daimler dan mitranya, Wilhelm Maybach menjadi perakit motor pertama kali di dunia. Daimler memasangkan mesin empat langkah berukuran kecil pada sebuah sepeda kayu. Mesin diletakkan di tengah (di antara roda depan dan belakang) dan dihubungkan dengan rantai ke roda belakang. Kemudian sepeda kayu bermesin itu diberi nama Reitwagen (riding car).

Pada waktu itu jenis kendaraan ini belum dikenal masyarakat banyak. Sampai pada tahun 1892, Henry Hilderband dari Munich, Jerman Barat memperkenalkan sepeda motor model baru. Dan disusul lagi oleh Werner Brothers pada tahun 1897. Sepeda motor pertama yang dijual untuk umum dibuat oleh pabrik sepeda motor Hildebrand und Wolfmüller di Muenchen, Jerman pada tahun 1893. Roda belakang sepeda motor ini digerakkan langsung oleh kruk as (crankshaft).

Pada tahun 1895 sepeda motor pertama kali masuk ke Amerika Serikat, tepatnya ke kota New York. Pada tahun yang sama, seorang penemu Amerika Serikat, EJ Pennington, di Milwaukee, mendemonstrasikan sepeda motor yang didesain sendiri. Pada akhirnya Pennington dianggap sebagai orang pertama yang memperkenalkan istilah motorcycle (sepeda motor).

Pada tahun yang sama, Triumph, sebuah perusahaan pembuat sepeda di Inggris memutuskan untuk membuat sepeda motor. Empat tahun sesudahnya, 1902, perusahaan itu memproduksi sepeda motornya yang pertama namun masih menggunakan mesin dari Belgia. Kemudian pada tahun 1905, Triumph memproduksi sepeda motor secara utuh sendiri.

Tahun 1903, William S Harley dan sahabatnya, Arthur Davidson, memproduksi sepeda motor di Milwaukee, Amerika Serikat, dan menamakan sepeda motor itu Harley Davidson. Tahun 1904, perusahaan Amerika Serikat lain, Indian Motorcycle Manufacturing Company, yang berlokasi di Springfield, Massachusetts, muncul dengan sepeda motor Indian Single.

Kemudian sampai Perang Dunia I (1914-1918), perusahaan ini menjadi pabrik sepeda motor dengan produksi yang terbesar di dunia. Indian Motorcycle Manufacturing Company tutup pada tahun 1953 dan merek Indian diambil alih oleh Royal Enfield.

Setelah Perang Dunia I sampai tahun 1928, perusahaan yang memproduksi sepeda motor terbesar di dunia adalah Harley Davidson. Pada tahun 1921, sepeda motor BMW hadir dengan roda belakang yang digerakkan menggunakan koppel (shaft drive). Pada tahun 1930-an ada sekitar 80 merek sepeda motor di Inggris, di antaranya Norton, Triumph, AJS, dan merek-merek lainnya yang tidak begitu terkenal, seperti New Gerrard, NUT, SOS, Chell, dan Whitwood.

Perkembangan sepeda motor di Eropa, juga dipicu oleh Perang Dunia II (1939-1945), di mana sepeda motor dibuat untuk keperluan militer. Seusai Perang Dunia II, tahun 1946, desainer Italia, Piaggio, memperkenalkan skuter Vespa dan langsung menarik perhatian dunia.

Pada tahun 1949, Honda memproduksi sepeda motor dengan mesin dua langkah. Namun, suara mesin dua langkah yang berisik dan asap yang berbau tajam yang keluar dari knalpot membuat Honda mengembangkan mesin empat langkah.

Tahun 1951, BSA Group (Inggris) membeli Triumph Motorcycles dan menjadi produsen sepeda motor terbesar di dunia. Kemudian kedudukan BSA diambil alih oleh NSU (Jerman) tahun 1955. Namun, sejak tahun 1970-an hingga kini, Honda tercatat sebagai produsen sepeda motor terbesar di dunia.

Tahun 1952, Honda memproduksi sepeda motor bebek yang dikenal dengan nama cub. Kepopuleran sepeda motor jenis bebek ini membuat perusahaan sepeda motor asal Jepang lainnya seperti Kawasaki, Yamaha, dan Suzuki meniru model sepeda motor jenis bebek ini.

Sosok yang menarik, mesin yang handal dan mudah dirawat, serta harga yang bersaing membuat sepeda motor asal Jepang, yakni Honda, Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki, sangat populer dan sampai kini mendominasi pasar sepeda motor dunia. Namun, nama-nama Harley Davidson tetaplah merupakan sepeda motor yang populer, terutama di Amerika Serikat. Demikian juga dengan BMW, Triumph, dan Ducati.

Sepeda motor pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1893. Sepeda motor tersebut dibeli oleh John C Potter, seorang masinis pertama pabrik gula Oemboel, Probolinggo, Jawa Timur. Ia memesan sendiri sepeda motor itu langsung ke pabriknya di Muenchen.


sekian dulu informasinya, semoga bermanfaat

Dari berbagai sumber