Oleh Eric Pfeiffer, Yahoo! News | The Sideshow
Letusan
gunung Vesuvies dekat Naples, Italia, pada 79 Masehi yang membunuh
ribuan penduduk Pompeii adalah salah satu letusan gunung api paling
bersejarah. Namun para ilmuwan kini mengatakan telah menemukan "gunung
api super" tersembunyi di daerah sama yang juga berpotensi membunuh
jutaan orang.
"Daerah ini berpotensi mengalami letusan yang bisa
menyebabkan bencana global, sama seperti dampak meteor," kata Giuseppe
De Natale kepala proyek pengeboran dasar Bumi yang mengawasi kaldera
lahar tersebut, pada Reuters.
Kaldera terbentuk dari tanah yang
runtuh setelah letusan gunung api. Kaldera bisa sama berbahayanya dengan
kubah gunung api, mengirimkan magma dan abu ke udara. Kaldera itu
terdapat di Campi Flegrei. Daerah tersebut, yang berarti 'terbakar'
dalam bahasa Yunani, adalah tujuan populer buat para turis. Kawasan
sekitarnya menjadi tempat tinggal 3 juta orang.
"Inilah sebabnya
Campi Flegrei harus dipelajari dan diawasi," kata De Natale. "Kawasan
ini lebih berbahaya karena ada jutaan orang yang tinggal di gunung api
tersebut."
Ilmuwan yang dibiayai oleh International Continental
Scientific Drilling Programme sudah mendapat izin untuk mengebor sampai
2,2 mil atau 3,5 km ke bawah tanah, menuju pusat kaldera, rumah raksasa
batuan lahar. Setelah mereka mencapai pusat batuan lahar tersebut,
mereka berencana memasang sistem pengawasan yang bisa memberi peringatan
awal jika ada potensi letusan berbahaya.
"Sebagian area ini,
terutama Campi Flegrei, sangat padat penduduk sehingga letusan kecil
saja, dan ini sangat mungkin terjadi sayangnya, bisa berisiko untuk
populasi penduduk," kata De Natale, dari observatorium Vesuvius di
Institut Geofisika dan Vulkanologi Nasional Italia.
Tahap awal
pengeboran sudah menghasilkan bukti ilmiah, termasuk sampel batu
vulkanik dari letusan besar yang terjadi 15 ribu tahun lalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar