Selamat datang di blog saya, semoga bemanfaat

Rabu, 30 Januari 2013

BESARAN POKOK, BESARAN TURUNAN, SATUAN INTERNASIONAL

kali ini saya akan memposting tentang besaran pokok, besaran turunan, dan satuan internasional


Besaran Pokok dan satuannya
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya didefinisikan terlebib dahulu dan tidak dapat
dijabarkan dan besaran lain.
Besaran pokok menurut ilmu fisika ada 7 jenis, seperti yang terlihat dalam tabel berikut ini.
NO.
BESARAN
SATUAN
SIMBOL
ALAT UKUR
1
Panjang
Meter
M
mistar
2
Massa
kilogram
Kg
neraca
3
Waktu
Sekon
S
stopwatch
4
Suhu
Kelvin
K
termometer
5
Arus listrik
Ampere
A
amperemeter
6
Jumlah molekul
Mole
mol

7
Intensitas cahaya
Candela
cd



Untuk dipahami bahwa jarak, keliling, dan kedalaman atau ketinggian termasuk besaran panjang, meskipun namanya berebda. Mengingat sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
besaran turunan dan satuannya

Besaran Turunan adalah besaran yang terbentuk dari satu atau lebih besaran pokok yang ada. Besaran adalah segala sesuatu yang memiliki nilai dan dapat dinyatakan dengan angka.

Misalnya adalah luas yang merupakan hasil turunan satuan panjang dengan satuan meter persegi atau m pangkat 2 (m^2). Luas didapat dari mengalikan panjang dengan panjang.

Berikut ini adalah berbagai contoh besaran turunan sesuai dengan sistem internasional / SI yang diturunkan dari sistem MKS (meter – kilogram – sekon/second) :

  • Besaran turunan energi satuannya joule dengan lambang J
  • Besaran turunan gaya satuannya newton dengan lambang N
  • Besaran turunan daya satuannya watt dengan lambang W
  • Besaran turunan tekanan satuannya pascal dengan lambang Pa
  • Besaran turunan frekuensi satuannya Hertz dengan lambang Hz
  • Besaran turunan muatan listrik satuannya coulomb dengan lambang C
  • Besaran turunan beda potensial satuannya volt dengan lambang V
  • Besaran turunan hambatan listrik satuannya ohm dengan lambang ohm
  • Besaran turunan kapasitas kapasitor satuannya farad dengan lambang F
  • Besaran turunan fluks magnet satuannya tesla dengan lambang T
  • Besaran turunan induktansi satuannya henry dengan lambang H
  • Besaran turunan fluks cahaya satuannya lumen dengan lambang ln
  • Besaran turunan kuat penerangan satuannya lux dengan lambang lx

Untuk besaran turunan lainnya, silahkan lihat gambar di bawah ini

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7ZX0dy8N91VdrauRJfruZqv6PbY5HOEPOSkUgAJSs7Z2LhkxSy16CeWD77zuxCCrvHZab424GmhtkplabsMM7tWEgvXRQFRh18Hzmpei4vrF5TW-Kmd334VeBgpPZrUXqdUAWTJxYQz2w/s1600/untitled-1_031.gif 
 Satuan Internasional
Untuk menyeragamkan hasil pengukuran secara internasional maka pada tahun 1950 para ilmuwan membuat kecepatan dan menetapkan satuan yang disebut sistem satuan Internasional (SI). Menurut sistem satuan Internasional ditetapkan satuan dasar: meter, kilogram dan sekon (MKS), sedangkan sentimeter, gram, dan sekon (CGS). Sehingga satuan meter atau centimeter ditetapkan sebagai satuan panjang, satuan kilogram atau gram ditetapkan sebagai satuan massa, satuari sekon ditetapkan sebagai satuan waktu. Sistem satuan internasional harus memenuhi persyaratanpersyaratan, antara lain:
• Mudah ditiru dan dibuat, sehingga dapat diperbanyak
• Bersifat tetap, tidak berubah-ubah meskipun dipengaruhi suhu maupun tekanan atau faktor lain.
• Bersifat internasional, berlaku di seluruh duriia.
Berdasarkan pengertian-pengertian uraian di atas, maka besaran pokok dapat diukur dengan
menggunakan alat secara langsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar